July 14, 2019

Kami mencintai anjing kami dan menghargai mereka sebagai anggota keluarga. Kami membawa mereka ke kantor dokter hewan ketika mereka sakit, membelikan mereka kenyamanan makhluk dan dengan sukarela mengambil kotoran mereka. Kami juga terhubung dengan anjing-anjing kami pada tingkat emosional yang sangat dalam sehingga sulit membayangkan hidup kami tanpa mereka.

Namun, kapan terakhir kali Anda mempertimbangkan apakah anjing bisa hidup tanpa kita? Bisakah anjing kita bertahan hidup tanpa kita memberi mereka makanan, tempat tinggal, dan cinta? Bisakah mereka membuatnya sendiri di dunia tanpa manusia?

Untuk mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan ini, pertama-tama kita ambil pelajaran sejarah singkat tentang domestikasi anjing.

Kapan dan Bagaimana Anjing Didominasi?
Domestikasi anjing adalah titik balik yang sangat penting dalam sejarah manusia. Namun, ada perdebatan ilmiah tentang kapan domestifikasi itu dimulai; perkiraan berkisar dari sekitar 10.000 hingga hampir 40.000 tahun yang lalu. Bahkan dicurigai bahwa anjing dijinakkan dua kali — di Asia dan Eropa. Jadi, titik waktu di mana anjing peliharaan pertama kali datang ke tempat kejadian masih belum diketahui secara meyakinkan.

Selain itu, ada beberapa teori tentang bagaimana domestikasi anjing terjadi. Satu teori adalah bahwa manusia purba menangkap dan memelihara anak-anak serigala, yang akhirnya memelihara mereka. Teori lain, yang dikenal sebagai “survival of the friendliest,” menunjukkan bahwa serigala menjinakkan diri ketika manusia purba adalah pemburu-pengumpul.

Yang jelas adalah bahwa anjing domestik sudah lama berada di sekitar manusia. Saat ini, anjing telah menjadi sangat terampil dalam memahami dan menafsirkan perilaku manusia.

Sejumlah penelitian telah menunjukkan betapa anjing selaras dapat dengan emosi kita, ekspresi wajah dan rutinitas sehari-hari. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa anjing kita tahu kapan kita sedih atau cemas dan dapat menanggapi kita sesuai dengan nada suara kita atau bahasa tubuh kita.

Apa yang Akan Dilakukan Anjing Tanpa Kita?
Domestikasi telah menyebabkan anjing menjadi tergantung pada manusia untuk hampir semua hal. Mereka mencari kita untuk memberi mereka makan, berjalan, melindungi, dan merawat mereka saat mereka sakit. Jadi, dapatkah mereka benar-benar bertahan hidup di dunia tanpa manusia? Seperti apa dunia ini bagi anjing jika semua manusia menghilang?

Anda dapat membayangkan bahwa dunia tanpa manusia akan sangat membingungkan bagi anjing domestik — Tidak ada lagi tempat tidur anjing, mangkuk makanan, kalung anjing, mainan anjing yang berdecit, atau gosokan perut. Tidak ada lagi pelatihan kepatuhan, kencan bermain doggy atau perjalanan ke kantor dokter hewan.

Pada dasarnya, anjing akan dihadapkan pada dunia di mana mereka harus sepenuhnya menjaga diri untuk makan, tetap aman dan akhirnya bertahan hidup.

Sepertinya, seiring waktu, anjing akan belajar menyesuaikan diri, bertahan hidup, dan berpotensi berkembang di dunia tanpa kita. Selain itu, hampir 80 persen anjing di dunia saat ini hidup bebas; karena itu, tidak memiliki manusia di sekitar tidak akan menjadi masalah bagi kebanyakan anjing.

Anjing Akan Membutuhkan Keterampilan Bertahan Hidup Baru
Bertahan hidup tanpa manusia membutuhkan keterampilan bertahan hidup, seperti membentuk hubungan dan aliansi dengan hewan lain (bahkan kucing!), Memiliki kepribadian mandiri, paham jalan, mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan kondisi, dan memiliki kemauan untuk mengambil beberapa risiko.

Ukuran mungkin juga penting: anjing jenis sedang hingga besar bisa lebih baik daripada anjing ukuran cangkir teh (seperti Shih Tzus) atau anjing jenis besar (seperti Great Danes).

Kemungkinan kawin silang dengan hewan lain
Berkembang biak dengan hewan lain, terutama anjing hutan dan serigala, juga penting untuk kelangsungan hidup anjing di dunia tanpa manusia. Perkawinan semacam itu akan menghasilkan keturunan yang bisa bertahan hidup dan berkembang tanpa manusia dan dengan demikian meneruskan gen kelangsungan hidup kepada generasi masa depan.

Menemukan Tempat Tinggal Akan Menjadi Percobaan-dan-Kesalahan
Tanpa tempat berlindung manusia, anjing perlu mencari tempat tinggal, seperti lubang, yang akan memberikan perlindungan alami dari pemangsa. Ini akan membutuhkan beberapa percobaan dan kesalahan ketika anjing-anjing menyesuaikan diri dengan lingkungan baru mereka dan mengembangkan keterampilan bertahan hidup mereka.

Dengan semua penyesuaian dan keterampilan yang diperlukan untuk bertahan hidup di dunia tanpa manusia, mungkin saja tidak semua anjing peliharaan mampu beradaptasi. Tetapi mereka yang mampu beradaptasi akan belajar bagaimana bertahan hidup dan bahkan berkembang di lingkungan baru mereka.

Namun, mari kita berharap bahwa teman-teman terbaik kita tidak akan mengalami hidup tanpa kita dalam waktu dekat.

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *